Kamis, 29 Januari 2015

P20

jumat, 30 Januari 2015
ciputat menuju kementrian keuangan niatnya sih pengen tahu info lpdp.. ngejar beasiswa buat s-2, seperti yang sudah aku dan teman-teman prediksi pasti macet.
ya, kembali menggunakan angkutan umum P.20, memang AC tapi kalau penumpangnya sampe berjubel seperti ini di mana nyamannya coba.
kami bertiga ada aku, nia, dan faufau. Kita semuanya berdiri, memang aku sih yang duluan dapat tempat duduk hehheee... oh iya ada teman baru nih, ibu-ibu, aku ga tahu namanya siapa, alhasil nia dan fau-fau ngobrol terus sepanjang perjalanan, aku? aku ga kenal dan aku ga mudah akrab dengan orang, aku diem aja duduk dan tutup mata.
oh iya ada kejadian lucu, ett dah si nia masa menjatuhkan uangnya 100 ke gorong-gorong pintu P.20 kan susah ya diambilnya.. hadee tu.. temen aku yang satu itu ada-ada saja. padahal tuh 100 buat ongkos, tapi tenang... semua aman karena dia ajaib tiba-tiba saja kepikiran ngambil tuh uang pake pegangan payungnya :D
senenarnya aku juga coba memperhatikan sekitarku takut-takut ada pencopet atau laki-laki yang memanfaatkan situasi padat ini untuk memuaskan napsunya. ini kebiasaan aku dan teman ku si dwi kalau pergi sama dia pasti ada aja cewe yang kita tarik, niatnya sih kita jadi pahlawan sesama wanita hahhahaa... maklum belajar dari pengalaman. sebagai wanita kita benar-benar harus waspada kalau pakai kendaraan umum. serius deh.
tapi alhamdulillah dari pengamatan yang aku lakukan tidak ada tindakan mencurigakan dari para penumpang (atau aku yang kurang peka kali ya), dompet berpindah pemilik pun tidak ada, kalau sampai ada.. bakal aku teriak sekeras-kerasnya biar dia malu.
tapi saat proses amat-mengamati aku menemukan tatapan mata seorang bapak-bapak yang sepertinya berharap ada bangku kosong (padahal itu tidak mungkin) atau tatapan mata yang seolah meminta adakah yang bersedia
bentar ah lanjut ceritanya.... sibuk nih hehheeee :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar