Kamis, 19 Maret 2015
sore ini aku berniat pergi jalan-jalan sama mama. Mama mau nemenin aku buat beli pulpen sebelum aku balik ke jakarta buat aku jual lagi: ) terus aku juga mau beli bingkai foto wisuda biar bisa dipajang di rumah. Namun tiba-tiba saat jm 12 siang aku dapat sms dari republika, tangan aku langsung lemes, jantung aku degup ga karuaan, seneng banget. sms itu bilang supaya aku datang ke kantor republika buat offering salary.
sedetik kemudian aku bingung. Tiga jam lagi aku mau pergi sama mama, aku mulai berpikir kenapa tidak aku tetap jalan sama mama terus baru deh berangkat ke jakarta, tapi... mama mimi pasti engga ngizinin aku pergi malam-malam. Aku berpikir lagi, gimana kalo besok subuh aku pergi ke jakartanya, toh ke republikanya juga siang jam 14.00 tapi ginama kalau macet? Jakartakan tidak bisa diprediksi kalau soal waktu. Aku beneran galau. Ah sudahlah aku kasih tahu mama mimi dulu tentang kabar ini, lalu aku bergegas ke warung tempat mama mimi menggantungkan hidup dan bisa menyekolahkan anaknya juga.
Aku berbicara dengan terburu-buru, seakan kabar ini hanya satu kali dan takut tempat aku ngelamar berubah pikiran. Tanpa diduga mimi langsung nyeletuk "berarti berangkat sore ini?" Terus mama juga "ya udah siap-siap daripada nanti nyampe jakarta kemalaman." Lidah aku keruh, langsung balik badan dan balik ke kamar duduk di pinggiran kasur.
Apa yang harus aku lakukan, kedua orang tuaku sudah memberikan jawaban, kenapa jadi hati aku yang mellow gini. Rasanya baru sabtu kemarin aku dateng ke rumah, sehabis tes toefl langsung pulang dan sampai rumah jam 10 malam. Sekarang sudah harus berangkat lagi. Lima hari aku bermalam di rumah, belum selesai aku melepas rinduku yang tertahan sejak 6 bulan dari kepulanganku sebelumnya, kini aku harus berangkat lagi.
Tiba-tiba mimi bilang "lemes" sama mimi aku juga, jeritku dalam hati. Aku masih pengen dengerin mimi cerita semalaman, aku masih pengen liatin mama sibuk seharian, aku masih pengen liat kelakuan jajang adik laki satu-satunya. Adik aku yang perempuan di pesantren, aku belum sempat mengunjunginya, maaf.
Mama menghantarkan aku ke terminal bis, karena khawatir mama nyusul aku masuk ke dalam bis dan memastikan tujuan mobil ini ke lebak bulus dan juga memastikan anaknya duduk nyaman.
Makasih mama, maaf anakmu pergi lagi. kembali menjadi anak rantau sejak 10 tahun silam. Terima kasih telah memberikan aku kebebasan dan kepercayaan, sehingga aku tumbuh dan belajar memupuk tanggung jawab dan keberanian. I will always miss you my family :*
Mabruroh Blogger
berbagi senyuman, berbagi semangat, dan berbagi kebahagiaan
Kamis, 19 Maret 2015
Rabu, 25 Februari 2015
takut
Rabu, 25 Feb 2015
"tolong jaga dia untukku"
kenapa kalimat itu terasa sakit sekali.
bagaimana jika kalimat itu diucapkan oleh masalalu pasangan kamu?
apa yang akan kamu lakukan?
jelas kamu akan menjaganya tanpa harus ada yang minta, tapi saat kalimat itu terlontar, apakah perasaanmu akan sama atau kau terus dihantui bahwa kau menjaga pasangamu untuk masalalunya atau masih untuk kamu? kamu yakin itu masih untuk kamu?
kamu marah karena masalalunya masih sangat peduli pada pasanganmu? bukankah itu bagus, artinya dia sekarang masih bersamamu meskipun masalalunya belum bisa melupakannya.
kamu takut masalalu akan merebutnya dari sisimu?
kamu takut perasaanmu tak bisa melebihi masalalunya hanya karena kamu tidak tahu bagaimana mengatakannya setiap kamu merasa khawatir. kamu takut
"tolong jaga dia untukku"
kenapa kalimat itu terasa sakit sekali.
bagaimana jika kalimat itu diucapkan oleh masalalu pasangan kamu?
apa yang akan kamu lakukan?
jelas kamu akan menjaganya tanpa harus ada yang minta, tapi saat kalimat itu terlontar, apakah perasaanmu akan sama atau kau terus dihantui bahwa kau menjaga pasangamu untuk masalalunya atau masih untuk kamu? kamu yakin itu masih untuk kamu?
kamu marah karena masalalunya masih sangat peduli pada pasanganmu? bukankah itu bagus, artinya dia sekarang masih bersamamu meskipun masalalunya belum bisa melupakannya.
kamu takut masalalu akan merebutnya dari sisimu?
kamu takut perasaanmu tak bisa melebihi masalalunya hanya karena kamu tidak tahu bagaimana mengatakannya setiap kamu merasa khawatir. kamu takut
Jumat, 06 Februari 2015
tentang rindu
aku tahu aku merindukannya, tapi aku juga tahu rindu ini tak sepantasnya ada.
aku memilih diam, menahan, bukan karena aku tidak merindukanmu justru karena aku tahu, merindukanmu dengan sangat.
tentang rindu yg tak sempat terucap
semoga akan tetap terjaga sampai nanti Tuhan mempertemukan kita di tempat yang halal.
aku menahannya dan aku juga ingin kau menahannya
jangan pergi untuk melabuhkan rindu itu di tempat yang lain, karena itu akan sangat menyiksaku
#kamu yang selalu ku semogakan
aku memilih diam, menahan, bukan karena aku tidak merindukanmu justru karena aku tahu, merindukanmu dengan sangat.
tentang rindu yg tak sempat terucap
semoga akan tetap terjaga sampai nanti Tuhan mempertemukan kita di tempat yang halal.
aku menahannya dan aku juga ingin kau menahannya
jangan pergi untuk melabuhkan rindu itu di tempat yang lain, karena itu akan sangat menyiksaku
#kamu yang selalu ku semogakan
Kamis, 29 Januari 2015
LPDP
mahasiswa-mahasiswa memburu beasiswa aku, nia, faufau, dan cici (si cici aku baru kenal nih, dia temannya faufau). sekarang kita sedang ikut seminar tentang lpdp, moga-moga aja kita semia bisa masuk seleksi beasiswa ini. ajiib dah keren bener kalo beneran diterima, pasti mamamimi di kampung bakalan seneng. bisa lanjut kuliah tanpa harus ngeluarin biaya dari mereka. doakan anakmu yaa mamamimi... smg bisa tercapai buat lanjut S-2 sastra di UI bersama sobatku niya^^. aamiin ya Allah
tadi kita semua telat dateng, tadi juga antrian panjang banget sebelum kita semua masuk. semua para pemburu beasiswa rupanya hehhee sama seperti kita-kita :)
sumpah keren banget di sini, banyak pilihan di mana kita mau mendaratkan kaki melanjutkan studi kita, mau dalam negeri atau luar negeri, ada di sini.
sempat tergoda untuk ke luar :( tapi khususnya aku sadar b.inggrisku masih kalah dengan anak SD mungkin. payah.
sekarang kita sedang mendengarkan presentasi pilihan studi ke Eropa. waw! namanya beasiswanya prestasi.
tadi kita semua telat dateng, tadi juga antrian panjang banget sebelum kita semua masuk. semua para pemburu beasiswa rupanya hehhee sama seperti kita-kita :)
sumpah keren banget di sini, banyak pilihan di mana kita mau mendaratkan kaki melanjutkan studi kita, mau dalam negeri atau luar negeri, ada di sini.
sempat tergoda untuk ke luar :( tapi khususnya aku sadar b.inggrisku masih kalah dengan anak SD mungkin. payah.
sekarang kita sedang mendengarkan presentasi pilihan studi ke Eropa. waw! namanya beasiswanya prestasi.
P20
jumat, 30 Januari 2015
ciputat menuju kementrian keuangan niatnya sih pengen tahu info lpdp.. ngejar beasiswa buat s-2, seperti yang sudah aku dan teman-teman prediksi pasti macet.
ya, kembali menggunakan angkutan umum P.20, memang AC tapi kalau penumpangnya sampe berjubel seperti ini di mana nyamannya coba.
kami bertiga ada aku, nia, dan faufau. Kita semuanya berdiri, memang aku sih yang duluan dapat tempat duduk hehheee... oh iya ada teman baru nih, ibu-ibu, aku ga tahu namanya siapa, alhasil nia dan fau-fau ngobrol terus sepanjang perjalanan, aku? aku ga kenal dan aku ga mudah akrab dengan orang, aku diem aja duduk dan tutup mata.
oh iya ada kejadian lucu, ett dah si nia masa menjatuhkan uangnya 100 ke gorong-gorong pintu P.20 kan susah ya diambilnya.. hadee tu.. temen aku yang satu itu ada-ada saja. padahal tuh 100 buat ongkos, tapi tenang... semua aman karena dia ajaib tiba-tiba saja kepikiran ngambil tuh uang pake pegangan payungnya :D
senenarnya aku juga coba memperhatikan sekitarku takut-takut ada pencopet atau laki-laki yang memanfaatkan situasi padat ini untuk memuaskan napsunya. ini kebiasaan aku dan teman ku si dwi kalau pergi sama dia pasti ada aja cewe yang kita tarik, niatnya sih kita jadi pahlawan sesama wanita hahhahaa... maklum belajar dari pengalaman. sebagai wanita kita benar-benar harus waspada kalau pakai kendaraan umum. serius deh.
tapi alhamdulillah dari pengamatan yang aku lakukan tidak ada tindakan mencurigakan dari para penumpang (atau aku yang kurang peka kali ya), dompet berpindah pemilik pun tidak ada, kalau sampai ada.. bakal aku teriak sekeras-kerasnya biar dia malu.
tapi saat proses amat-mengamati aku menemukan tatapan mata seorang bapak-bapak yang sepertinya berharap ada bangku kosong (padahal itu tidak mungkin) atau tatapan mata yang seolah meminta adakah yang bersedia
bentar ah lanjut ceritanya.... sibuk nih hehheeee :)
ciputat menuju kementrian keuangan niatnya sih pengen tahu info lpdp.. ngejar beasiswa buat s-2, seperti yang sudah aku dan teman-teman prediksi pasti macet.
ya, kembali menggunakan angkutan umum P.20, memang AC tapi kalau penumpangnya sampe berjubel seperti ini di mana nyamannya coba.
kami bertiga ada aku, nia, dan faufau. Kita semuanya berdiri, memang aku sih yang duluan dapat tempat duduk hehheee... oh iya ada teman baru nih, ibu-ibu, aku ga tahu namanya siapa, alhasil nia dan fau-fau ngobrol terus sepanjang perjalanan, aku? aku ga kenal dan aku ga mudah akrab dengan orang, aku diem aja duduk dan tutup mata.
oh iya ada kejadian lucu, ett dah si nia masa menjatuhkan uangnya 100 ke gorong-gorong pintu P.20 kan susah ya diambilnya.. hadee tu.. temen aku yang satu itu ada-ada saja. padahal tuh 100 buat ongkos, tapi tenang... semua aman karena dia ajaib tiba-tiba saja kepikiran ngambil tuh uang pake pegangan payungnya :D
senenarnya aku juga coba memperhatikan sekitarku takut-takut ada pencopet atau laki-laki yang memanfaatkan situasi padat ini untuk memuaskan napsunya. ini kebiasaan aku dan teman ku si dwi kalau pergi sama dia pasti ada aja cewe yang kita tarik, niatnya sih kita jadi pahlawan sesama wanita hahhahaa... maklum belajar dari pengalaman. sebagai wanita kita benar-benar harus waspada kalau pakai kendaraan umum. serius deh.
tapi alhamdulillah dari pengamatan yang aku lakukan tidak ada tindakan mencurigakan dari para penumpang (atau aku yang kurang peka kali ya), dompet berpindah pemilik pun tidak ada, kalau sampai ada.. bakal aku teriak sekeras-kerasnya biar dia malu.
tapi saat proses amat-mengamati aku menemukan tatapan mata seorang bapak-bapak yang sepertinya berharap ada bangku kosong (padahal itu tidak mungkin) atau tatapan mata yang seolah meminta adakah yang bersedia
bentar ah lanjut ceritanya.... sibuk nih hehheeee :)
Sabtu, 24 Januari 2015
bagaiman hatimu?
akan datang wanita yang lebih cantik
akan datang wanita yang lebih manis
akan datang wanita yang lebih lucu
akan datang wanita yang lebih menarik
akan datang wanita yang lebih solehah
akan datang wanita yang lebih baik
akan datang wanita yang lebih perhatian
akan datang wanita yang lebih pengertian
akan datang wanita yang lebih menyenangkan
dan maaf itu semua tidak ada padaku,
bagaimana caramu mempertahankan perasaanmu?
25 Januari 2015
akan datang wanita yang lebih manis
akan datang wanita yang lebih lucu
akan datang wanita yang lebih menarik
akan datang wanita yang lebih solehah
akan datang wanita yang lebih baik
akan datang wanita yang lebih perhatian
akan datang wanita yang lebih pengertian
akan datang wanita yang lebih menyenangkan
dan maaf itu semua tidak ada padaku,
bagaimana caramu mempertahankan perasaanmu?
25 Januari 2015
Langganan:
Postingan (Atom)